Archive for May, 2006

Finally, setelah membongkar laci-laci memory…

setelah seseorang dari masa lalu mengingatkan betapa riil-nya perasaan itu

Ya, seperti bola-bola energi yang timbul dari dalam tubuhmu, meletup-letup kegirangan

seperti kupu-kupu yang menari-nari di perut, menari dengan indahnya dan tanpa henti…

Yap aku ingat rasa itu…

di suatu masa, di suatu tempat…

aku rindu kupu-kupu di perutku menari lagi…

Comments No Comments »

I believe that one thing leads to another, which is always a good one…

HE has his mysterious ways to make that one

Comments No Comments »

sebuah percakapan

si perempuan: Sayang, is it possible that in time you would not love me as much as you do now?(02:10:07)

si laki-laki: Gak tahu sayang. aku cuman pengen jujur aja sama yang aku rasain(02:12:27)

si perempuan: ….diam….

si laki-laki: Sayang…aku sayang kamu selalu, kamu ga usah tanya macam2 lagi yah..(05:57:27)

si perempuan: :)

(thanks for learning to be realistic, dear!)

Comments No Comments »

semenjak kecil aku menganggap bahwa hidup yang kumiliki adalah selalu sempurna adanya, semuanya nampak baik2 saja, sangat baik2 saja

dan aku membuat garis berbentuk lingkaran dimana kerajaan kenyamanan hidupku berdiri kokoh disana…

yeah konflik memang ada, masalah pun tak terhindarkan

karena karena aku mendapat nilai B bukan A

karena bertengkar dengan ayahku gara-gara berebut channel tv, selera pakaian, dan hal-hal sepele yang mengarah betapa keras kepalanya kami berdua

karena aku belum menemukan pangeranku :) (aku pun tidak menganggapnya sebagai msalah sih)

karena…ya karena hal-hal yang mungkin orang anggap sepele

dan semua itu kemudian membuatku bertahan lama dalam kerajaan nymanku dan mengamini bahwa dunia ini begitu damai, teratur…tidak ada perang, darah, musibah, tidak ada yang jahat, tidak ada yang kotor

sampai Sabtu kemarin…kerajaanku tergoncang

sesuatu yang kubayangkana da jauh di luar sana, diluar kerajaan nyamanku, jauh sekali..tiba2 berada di depanku..dekat sekali

di tempat yang kuanggap rumah

ada darah, ada luka, ada airmata, ada sakit

aku terdiam

Is it reality?

Comments No Comments »

…………………..;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;oooooooooooooooooooooooo99999999999999999999999999999999hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhgggggggggggggggggggggggggggggggggggffffffffffffffffffffffffffffffffffffdddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddsssssssssssssssssssssssssssssssssccccccccccccccccccccccccccccccccccccccc

iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv33333333333333333333333333333333399999999999999999999999999999999mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm8888888888888888888888888888888888888888888888888888888888vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv

pernah bt?

Comments No Comments »

sopir angkot itu:

cowok (ini bukan masalah sentimen gender, tapi selama ini yang kulihat memang cowok), merokok, bersuara keras, arogan (berasa jalan milik nenek moyangnya), egois (apalagi kalo udah ngetem berjam-jam, ga peduli dengan komentar penumpang di belakang yang gelisah mengejar waktu), seenaknya sendiri (kalo udah nurunin penumpang di tengah jalan), dan….(ada yang mau nambahin?)

pokoknya itu ada di kepala ku selama ini..

dan mau-mau gak mau aku harus berhadapan dengan mereka setiap hari karena setiap pulang kantor aku harus naik 2 angkot sebelum mencapai rumah…

wah pulang kantor harus butuh energi sendiri untuk menghadapi sopir2 angkot itu..,kalo aku ga sabaran yah aku maki-maki aja mereka, seringnya kalo pas ngetem lamaaaaaaaaaaaaaa banget atau nurunin aku di tengah jalan…

tapi malam itu beda…

aku naik angkot C01 jurusan kebayoran-ciledug…aku duduk di depan (posisi paling strategis untuk menghardik mereka kalo macem2), sebelumnya angkot itu ngetem cukup lama..males nungguin, aku berdiri di depannya sambil menunggu angkot yang langsung jalan…kali itu aku menang, soalnya dia akhirnya bergerak maju menghampiriku, dan aku yang maunya cepet, langsung nangkring duduk disampingnya

beberapa menit kebisuan…

langsung dia menyapaku,mmm

suaranya lembut, matanya sejuk, beumur lima puluhan, ramput putih, dan dia selalu mengingatkan penumpangnya yang hendak turun agar hati2…

belum lagi ucapan terima kasihnya…

wah, stereotype supir angkot yang melekat di kepalaku selama ini pun runtuh…

anyway..kita pun ngobrol..kebanyakan tentang hidupnya dan masalah sopir angkot dan sikap seenaknya sendiri..

"yah orang kan beda-beda, Neng. itu tergantung kesadarannya masing-masing," kata…

wah aku lupa namanya…

semoga kita lain kali kita ketemu lagi yah pak…

 

Comments 3 Comments »

kemarin, ya kemarin…

aku ke lantai delapan…

ke lantai delapan sebuah gedung di jalan Thamrin

bertemu banyak orang bersama banyak orang

orang orang dari kantorku, ada editor, deputy editor, mantan deputy editor, dan seniorku…

ada perempuan-perempuan seksi berjoget kelincahan dengan busana minim, ada asap rokok, ada cowok-cowok berbusana pakaian kerja, ada bir, ada musik keras berhentak-hentak…

mmm…ngantuk!

aku ngantuk!

ngantuk

-I-

Comments 4 Comments »

i really did…

sudah sebulan ini aku nongkrong di desk baru yang membuatkuberhadapan dengan angka setiap hari..

benci…benci…benci

tapi setiap kali liputan dan ga ketemu angka, kok malah pusing…

jadi sadar…kalau butuh juga…

motto baru selama di desk ini: we have power in numbers…

-I-

Comments 1 Comment »

mmm, that is a hard question for me…

gw ga bisa jawab sampai sekarang!

mungkin karena gw terlalu rasional untuk bisa menyadari bahwa gw jatuh cinta…

cinta itu bagi gw absurd, gimana bentuknya, rasanya, baunya ga jelas…

yap, gw punya pacar..but i dont consider that as love…aku mendeskripsikannya sebagai kenyamanan, sesuatu yang jelas kurasakan

Comments 2 Comments »

Sometimes is never quite enough
If you’re flawless, then you’ll win my love
Don’t forget to win first place
Don’t forget to keep that smile on your face
Be a good boy
Try a little harder
You’ve got to measure up
And make me prouder
How long before you screw it up
How many times do I have to tell you to hurry up
With everything I do for you
The least you can do is keep quiet
Be a good girl
You’ve gotta try a little harder
That simply wasn’t good enough
To make us proud
I’ll live for you
I’ll make you what I never was
If you’re the best, then maybe so am I
Compared to him compared to her
I’m doing this for your own damn good
You’ll make up for what I blew
What’s the problem …… why are you crying
Be a good boy
Push a little farther now
That wasn’t fast enough
To make us happy
We’ll love you just the way you are if you’re perfect

-alanis morissette-

the soundtrack of my recent life for many times having this  silent war with my father…

guess, who win?

Comments 2 Comments »