Pertama kali mengenal kalian, sekitar tiga tahun yang lalu. yah, pacar baruku waktu itu memaksaku berkenalan dengan kalian. Fiuh, deg-degan setengah mampus.

Bingung pake baju apa, bingung mau ngomong apa…untung aja ada si Vira kecil yang berhasil membantuku mencairkan suasana.

Kesan pertama, kalian tidak lebih dari pasangan bapak-ibu yang lain yang kutemui , ramah dan menyenangkan. tapi yang pasti tentu saja Oom Subyantoro sangat gemar berkaraoke…salut deh Oom! hehehhehe

pertemuan-pertemuan selanjutnya berjalan seperti biasa, tidak ada yang special. layaknya jumpa biasa untuk menjalin tali silahturahmi.

Diam-diam aku pun tahu tentang kalian, mulai dari kegiatan sehari-hari sampai kegemaran makan, dan hobi mengemong cucu. Dan aku pun yakin, kalian pun tahu juga tahu banyak tentang aku, pemalas yang tidak bisa memasak…hihihihi

Dan waktu pun berlalu, hingga kemarin kalian pun datang kembali ke rumahku, membicarakan hari yang penting buat aku dan partner hidupku.

Fiuuh, ini tak kalah deg2an waktu pertama kali berjumpa.

Aku tahu bahwa konsep yang kupunya buat acara penting itu memang aneh, lain dari biasanya. ibuku sendiri bilang itu nyeleneh, dia pun kurang setuju dengan ide-ide dan rencanaku.

Tapi aku duduk manis disana, mendengarkan kalian berbicara dengan bapak-ibuku…membuatku yakin, bahwa kalian sama gilanya dengan aku..hehehhehe.

Tiba-tiba pertanyaan yang menantang datang dari bapakku sendiri: Jadi bapak juga nanti harus siap kalo tiba-tiba ada omongan dari orang-orang atau nada-nada miring dari mereka mengenai acara ini?

Dan dengan yakin, oom Subyantoro menjawab: Wah saya itu sih ndak masalah, wong dari sananya saya tipe orang yang suka mendobrak…

Hehehhehe…lepaslah tawaku.

Oom dan Tante, emang keren!

Teringat sebuah pesan dari temanku, "Ingat Ka, kalo mau mendapatkan pesta pernikahan idaman, seperti apa yang kamu dambakan..jangan sekali-sekali libatkan orang tua."

Huhuhuhuhu, kamu salah Dyn..kalo orang tuanya Bapak Marsudi Subyantoro dan Theresia Kristiyanti pasti lain lagi ceritanya.

Makasih yah Oom dan Tante, bapak mamah baruku:)

One Response to “Marsudi Subyantoro dan Theresia Kristiyanti”
  1. ‘bapak ngerti karepmu koyo ngopo le…’ wuih segitu ngertinya bapakku.
    yups buat mendukung ide gila kita, mereka juga perlu dilibatkan sayang…

    dan mereka juga partner yang okey menurutku sayang…. my ideal lifetime partner!

Leave a Reply