« September 2007 | Main | November 2007 »

pulangku

akhirnya kemarin pulang..
setelah hampir setahun tidak pergi ke jogja...

dan kali ini, aku pulang denganmu, seseorang yang sudah kuanggap sebagai "rumah"ku, nyamanku

empat hari aku disana, mengurus banyak hal, berlarian dengan waktu..
bangun pagi hari, pulang malam hari...memastikan to-do-list di bukuku tercentang semua..

capek, sayang!

dan aku pun menangis di kereta waktu akan berangkat kembali ke jakarta..
mana pulangku?
mana jogjaku?, rintihku dalam hati...

lalu kau mengelus lembut kepalaku, menghapus airmataku

"tenang, sayang aku disini," ujarku, dan aku pun tenggelam dalam bahumu...aaah, nyamanku!










                            

CSR? How bout your Personal Social Responsibility

CSR atau tepatnya Corporate Social Responsibility

program sebuah perusahaan yang dirancang untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan. (fiuuuuh...)

aku menyebutnya "proyek tebus doa"

kenapa? karena yaah mereka melakukannya hanya demi sebuah image "kami adalah perusahaan baik-baik, memberikan sesuatu pada masyarakat" lengkap dengan foto-foto yang terpampang di media massa, yang memaksa pembaca mengalihkan kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan di masa lalu.

Sudahlah..

capek membicarakannya. karena membuatku jadi capek sendiri.

tetapi kemudian terpikir olehku, apakah kita sebagai individu bisa juga melakukannya? tapi tentu saja bukan sebagai konteks "tebus dosa", karena toh cara yang paling gampang pun, bisa dengan memberikan uang berlimpah-limpah kepada peminta-peminta di pinggir jlas. dan selesailah urusan.

Tapi aku berbicara, tentang bagaimana kita mau melakukan sesuatu untuk orang lain, memberikan apa yang kita punya untuk membantu mereka maju.

Yah, aku (lagi-lagi) berbicara tentang sebuah misi, untuk menjadikan hidup ini berarti.

Bukan hanya sekadar rutinitas di kantor dan mengejar kesibukan duniawi disana.

lakukanlah, meski lewat cara yang sesederhana sekalipun.

Aku ingat sahabatku Nisa pernah "membina" tetangga-tetangga kecilnya, mengajak mereka menonton sebuah film dan kemudian mendiskusikannya, lalu mengajak mereka berjalan-jalan ke taman kota, keluar dari daerah mereka yang memiliki sedikit ruang terbuka.

Nisa, aku juga ingin melakukannya.

Hal-hal kecil yang berarti itu.

Doakan aku.

Status: searching a mission

anthurium dan usaha melawan global warming

aku tidak tahu apa yang istimewa  dari tanaman itu: anthurium (bunga gelombang cinta), hingga bisa membuat sebagian banyak orang demikian memujanya...

termasuk ibuku, seorang wanita pekerja, yang rela menyisihkan waktu di pagi dan malam harinya untuk mengurus tanaman-tanaman itu, menempatkan nya dalam pot-pot cantik, dan tak bosan-bosannya mengingatkan adikku untuk mengeluarkan pot-pot itu ke luar rumah pada jam2jam tertentu...

Yah, ibuku benar-benar keranjingan tanaman itu...
aku tahu tanaman itu tidak murah, sekitar Rp 100,000 harganya untuk  tanaman  ukuran kecil,  tapi munkin bagi ibuku, harga tidak jadi masalah, buktinya dari hanya satu pot, skarang aku baru sadar bahwa sudah ada enam pot tanaman anthurium di rumah

Mencoba mengamatinya, aku bingung sebenarnya apa sih yang istimewa dari bunga itu, cantik pun tidak...bentuknya seperti daun abis dimakan tikus. Benar-benar tak habis pikir kenapa orang-orang bisa menghargainya demikian tinggi, bahkan aku dengar ada yang sampai puluhan juta. ckckckck....

Pernah mengobrol dengan temanku, yang sama muaknya dengan orang-orang pengila anthurium...
yeah, kami sepakat bahwa itu tidak bedanya dengan daunkuping gajah temanku yang ada didepan rumahnya...hehehhe.
Dia berkata, bahwa seorang teman yang katanya fans berat tanaman itu berkata, tanaman itu bisa membantu mengatasi global warming

HUAHAHHHAHAHAHAHHA

hah? konyol benar...aku bilang padanya bahwa aku percaya daun kuping gajah didepan rumahnya juga mampu melakukan hal yangsama bahkan mungkin dengan cara yang lebih maksimal,
bayangkan saja, misalnya jika seseorang disuruh melakukan program penghijauan dengan bugdet misalnya 20 juta, dia akan lebih berhasil, jika dia lebih memilih menghabiskan uangnya untuk membeli tanaman daun kuping gajah beratus-ratus buahnya, ketimbang hanya dihabiskan untuk membeli bunga gelombang cinta....

see?
pls, you guys, anthurium lovers! pls be more realistic....hehehehehe