Aku dan Kamu di tempat tidur
Kemarin aku membayangkan kiamat!
setelah menonton rangkaian bencana yang menimpa tanah Jawa akhir-akhir ini
aku berpikir, mungkinkan ini yang dinamakan kiamat?
mmm, mungkin saja kiamat itu tidak sehebat yang kubayang-bayangkan dalam otakku selama ini. Bola api yang meluncur dari angkasa, api dimana-mana, monster-monster berwujud aneh bermunculan dimana-mana...(huuh, kebanyakan baca Alkitab neeeh hehehehhe)
mungkin saja, kiamat itu berwujud bencana-bencana kecil yang sedikit demi sedikit menggerogoti bumi ini hingga akhirnya musnah...
huah, menyeramkam!
malamnya, aku membawa ketakutanku dalam diskusi sebelum tidur dengan partner hidupku, suamiku
dia menjelaskan di tempat tidur bahwa ada dua jenis kiamat, kiamat kecil (suqro) dan kiamat besar (qubro)...kiamat besar adalah the big crunch, dimana sistem semesta mencapai titik jenuhnya, everything will be terminated, no one can escape.. dan kiamat kecil yang terdiri dari bencana -bencana kecil yang dipicu oleh ulah manusia...
di akhir diskusi, kami berdua sepakat bahwa umat manusia bisa berbuat sesuatu untuk mencegah kiamat kecil
dan aku pun mulai semangat, berusaha mencari apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah bencana-bencana itu
satu langkah konkret yang bisa kami rumuskan, adalah menanam satu pohon setiap tahunnya di halaman rumah kami...menanam pohon adalah langkah yang paling mudah yang bisa terbayangkan mengingat sebagian besar bencana itu disebabkan terbatasnya resapan air dan hilangnya pohon-pohon dari bumi...
mmm, saat ini kami sudah tanam dua buah pohon, pohon mahoni dan mangga...itu belum termasuk pohon cabe pemberian ibuku hehehehhe...
dan kemarin saat pernikahan kami, kami membagikan kepada undangan souvenir berupa bibit bunga matahari, yang kami harap sudah ditanam para tamu yang hadir..aku sendiri baru menanamnya kemarin, dan sudah muncul tunas2 kecil itu..iih senangnya...
Orang-orang di Bali boleh membicarakan ttg isu climate change, carbon emission, ketakutan pertumbuhan ekonomi yang memburuk jika negara memutuskan untuk mengurangi produksi carbonnya, bla bla bla...
Apakah mereka membayangkan kiamat?
Dan aku dan suamiku tidak melakukan penyelamatan kecil ini supaya aku nantinya bisa diterima di surga begitu seandainya kiamat besar itu tiba...hehhehehehe
kami melakukannya demi anak-anak dan cuci-cucu kami, ini kami lakukan supaya mereka bisa menikmati apa yang kita bisa rasakan saat ini: menapak tanah, mengecap air dan menghembus udara bersih.
aaah, sayang...semalam itu diskusi yang menyenangkan!

Comments