Tanggal 25 kemarin adalah natal yang sangat menyenangkan buatku…
dan aku punya dua alasan untuk itu…
satu, kemarin merupakan natal pertamaku sebagai seorang istri, hihihihi meski rasanya sih biasa-biasa ajah, gak jauh beda dengan ketika aku masih lajang…
kedua, aku dapat menstruasi…hihihhi, alasan inilah tepatnya yang kemudian membuatku natalku jadi girang bukan kepalang karena aku sempat deg2an kalo aku hamil sebab aku udah telat dua minggu dari bulan kemarin.
Iyah, aku ingat sekali aku kemarin “dapet” waktu aku berangkat ke Shanghai, sekitar tanggal 13 bulan lalu, jadi seharusnya aku dapet di bulan ini sekitar tanggal 11 atau 12..tapi nyatanya sampai tanggal dua puluh aku belum dapat2 juga…wuaah, bener degdegan dan takut…
Takut? iyah aku takut hamil, takut mengandung, dan punya anak…
Menurutku anak adalah sebuah investasi berharga, dan aku sebagai orangtua merasa berkewajiban untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum akhirnya si jabang bayi itu muncul ke bumi
sedikit terheran-heran dengan beberapa pasangan muda yang terlihat begitu bangga ketika langsung memiliki momongan…yeah mungkin mereka punya beribu alasan untuk itu…
bangga karena mereka lebih sukses daripada pasangan-pasangan yang tidak beruntung karena tidak punya anak
bangga karena misi sosial yang dihibahkan oleh masyarakat untuk kemudian punya anak setelah menikah dengan sukses mereka jalankan
bangga karena mereka mendapat anugrah dari yang kuasa…
mmm, iyah mereka memang sepatutnya bangga…
tapi bukankah lebih bijak, jika kita mempersiapkan diri dengan lebih sempurna untuk menerima anugrah itu..
ini bukan saja masalah finansial, mempersiapkan sebuah rumah kecil, mobil untuk berkendara bagi ibu hamil dan tentu saja buah hatinya supaya lepas dari asap-asap jahat ibukota, atau asuransi pendidikan untuk masa depan sekolah anak, yang biayanya bisa bikin serangan jantung kalo tidak dipersiapkan dari sekarang…
tapi tentu saja masalah kesiapan batin,
kalo aku, aku merasa harus siap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana yang akan dilontarkan senyumpagi ku…semisal “Tuhan itu kayak apa sih?” terus “kenapa matahari bersinar dari timur?” “kenapa sapi punya empat kaki, kenapa ayam hanya dua?” nah, lho…
untuk sementara mungkin aku akan melakukan apa yang disarankan kakak angkatanku kuliah, Mba Nat, yang sekarang tinggal di Jerman dan belum berencana punya anak…”melihara anjing dulu ajah Ka,” hehhehehe..iyah mbak, aku setuju…sekalian latian kali yah ngemong anak…hehehhehehe
Jadi sayangku, buruan borong kondom giih di Circle K…hehehehehehe
Entries (RSS)
mmmmmm
boleh pake sistem kalender gak?
huehehehehe
aduuuh…tahu sendiri kan jadwal mens ku yang tak menentu ini…
berani tanggung ga nanti?