belajar yuks
Ugh, saya kesulitan mengingat kapan terakhir kali saya belajar..iyah, belajar dalam artian merapal rumus-rumus, mengingat teori-teori lekat-lekat di kepala demi sebuah nilai yang membuat orang tua tersenyum
Sungguh proses yang sayang benci..
Klimaksnya terjadi waktu SMA..menajdi murid SMA teladan di daerah Bulungan bukan hal yang menyenangkan ternyata..belajar, belajar dan belajar. Hidup hanya masalah dapat nilai bagus atau ga, masuk IPA atau IPS..huh!
Hingga kemarin, saya baru tahu ada cara lain memandang proses belajar.
danbelajar bukan lagi masalah nilai bagus dan hapalan teks book
Thanks to my life partner, suamiku.
Dia mengaku bahwa dia selalu belajar dan tak pernah berhenti belajar. Barusan kemarin dia belajar tentang materi yang akan diajarnya di kelas animasi yang dibimbingnya, (istilahnya Combution, tapi setengah mampus dia berusaha menerangkan apa itu aku tetap tidak mengerti hihihihi)
Dengan bijak, dia mengatakan bahwa yang menentukan orang jadi murid atau guru adalah hanya masalah tahu lebih dulu atau tidak...oooow, gitu yaah!
Darinya aku mengerti, bahwa setiap saat adalah belajar
ketika mengerjakan proyek, dia belajar (aku ingat waktu dirinya belajar dengan sungguh membuat tekstur rumput demi sebuah pesanan iklan, dan dia begitu puas dengan hasilnya)
ketika main game (kosa kata bahasa inggrisnya lebih kaya dariku..dan ini gara2 game)
ketika menonton film dokumenter dan membaca national geographic (dan dia punya jawaban-jawaban ilmiah yang kusuka tentang hal2 yang tidak kuketahui)
Harusnya aku pun bisa melakukannya
belajar ketika mengerjakan artikelku, setidaknya aku bisa mempelajari kata-kata baru
belajar ketika membaca novel di dalam perjalanan-perjalananku..
belajar ketika mewawancarai orang...
belajar ketika menunggu bis
aiiih jadi ingat lagunya Alanis yang "You Learn"...iyah yang seperti itu...
dan aku tahu tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar
Dua minggu ini, aku baru saja ikut kursus menyetir di dekat rumah bapak-ibuku. di Ciledug
proses yang menyenangkan meski tidak mudah...
Aku sangat bersemangat karena akhirnya aku bisa mewujudkan resolusiku tahun lalu sebentar lagi: punya Sim A...yipppi!
"Gak terlambat tuh Ka?"
Sepertinya tidak, apa bedanya aku punya SIM A waktu berumur 17 tahun, dengan aku berumur 26 tahun, atua 35 tahun atau 50 tahun? sepertinya bukan perbedaan yang essensial.
Ini masalah keinginan dan kemauan. Keinginan untuk meningkatkan kualitas diri dan juga kemandirian tentunya.
Belajar juga proses yang tidak pernah berhenti.
Kemarin aku berdiskusi dengan Reva, rekan wartawanku tentang proses belajar seorang wartawan. Kami sepakat bahwa profesi kami menuntut kami untuk setiap saat mau belajar. Belajar istilah-istilah baru, belajar memahami masalah, belajar memetakan pendapat, belajar beradaptasi dengan lingkungan baru ketika menghadapi tempat baru bahkan saat rolling satu tahunan ke desk lain.
Kemarin ketika mengajak seorang wartwan senior untuk ikutan belajar nyetir mobil, dia pun mencibir, "Ngapain, kan gak punya mobil?"
Aku pun menjawab, "bukan itu saja mas, kalo misalnya kita ditugaskan liputan kesuatu tempat dan tidak dan kendaraan lain selain mobil, dan tidak ada orang lain, apa yang akan kamu lakukan?"
Dia pun terdiam, mengangguk, "O gituuu."
Tapi menurutku semua orang harus mau belajar, bukan hanya wartawan saja. Karena yah itu tadi, belajar untuk meningkatkan kualitas hidup!.
Dan aku punya daftar panjang tentang apa yang harus kupelajari berikutnya, belajar diving, belajar bahasa asing selain inggris, belajar memasak, belajar menulis, belajar bersabar, belajar lebih mendengarkan orang lain, ....

percaya atau tidak, gue belajar nyetir mobil dr kelas 2 SMA. hanya dua hari kelar kursus, gue praktek di depan bokap dan gue dikursusin ulang.
selama kuliah, ada tiga temen yang niat bgt ngajarain gue nyetir. pas ngantor, sempet ditemenin belajar lagi ama temen kantor.
sim yang gue punya sejak kuliah hanya buat lucu2an aja.
akhirnya, suatu pagi, gue nekat bawa mobil buat liputan ke polda. soalnya, kl bw mbl, pulangnya bs bareng ama nala.
hehehehe....
jadi intinya, belajar hrs pake motovasi. kikikikikik..
Posted by: ikot | February 21, 2008 01:58 AM