« 24 februari 2008 | Main | saatnya berhenti, Ka! »

setia dalam suka dan duka

Setelah hampir seminggu merasa tidak enak badan, aku pun memutuskan menyerah dan akhirnya pergi kerumah sakit...biasanya cukup dengan kerokan dan makan banyak, aku pasti kembali fit

dan akhirnya aku pun positif typus...
mmm, aneh (dan untungnya bukan aku saja yang berpendapat demikian)
karena aku merasa baik-baik saja, nafsu makanku pun normal-normal saja, hampir semua makanan aku lahap. kecuali memang aku selalu mual dan lemas (beberapa orang pun berasumsi aku hamil..hihihi, tenang, kawan-kawan kami tidak seceroboh itu kok)

Karena alasan itulah, aku bersikeras untuk tidak mau diopname...karena aku merasa baik-baik sajah (pasien antik, kata ibuku)

yah terpaksa beristirahat dirumah, ditemani  oleh suami tercinta, yang entah kenapa kok sakit parah juga..
malah lebih parah, karena suatu malam dia terkena demam sangat tinggi, dan akhirnya aku pun harus kerepotan, membuatkan teh hangat, ngerokin, membalurnya dengan balsem, memberikan obat...huuh, jadi bingung, yang sebenarnya sakit siapa yaah?

sempet jengkel juga, karena suamiku itu orang yang terlalu pemilih dalam hal makanan dan obat2an, jadi sempet stress dan marah-marah sendiri, karena panas yang tidak turun-turun..

dan mengingat kembali janji itu: setia dalam suka dan duka...

yah, sayang, aku masih belajar...masih perlu banyak belajar...

                            

Comments

hihihi...seperti suamiku,kalo aku sakit,dia juga ikut2an sakit....akhirnya aku deh yg repot :)

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .